KaltimSamarinda

Kaltim Sabet Penghargaan Nasional, Akses Internet Desa Hampir Rampung

Halokubar.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan kinerja positif di tingkat nasional lewat raihan penghargaan akselerasi konektivitas digital. Pengakuan tersebut diberikan dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital yang berlangsung di The Sultan Hotel & Residence.

Penghargaan kategori Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital itu diterima Plt Asisten Andi Muhammad Ishaq sebagai perwakilan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Capaian ini memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas jaringan internet hingga ke wilayah desa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Kaltim Muhammad Faisal mengungkapkan, capaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan program Gratispol yang fokus menghadirkan layanan internet gratis bagi desa.

“Melalui program ini, hingga saat ini kami telah berhasil memfasilitasi jaringan internet di 803 desa dari total 841 desa yang ada di Kalimantan Timur,” ujarnya, Jumat (17/04/2026), di Jakarta.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan jaringan terus dilakukan agar seluruh desa segera terhubung. Target 2026 difokuskan menyelesaikan konektivitas di 38 desa yang belum terjangkau layanan internet.

Faisal menambahkan, program tersebut tidak berhenti di pembangunan jaringan. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah peningkatan kualitas layanan agar akses internet tetap stabil dan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Terus perkuat literasi digital agar program internet desa berdampak positif bagi masyarakat desa,” katanya.

Menurutnya, keberadaan internet desa memberi dampak luas, mulai dari mendukung aktivitas belajar, membuka peluang usaha berbasis digital, hingga mempercepat layanan publik di wilayah terpencil.

Ajang Apresiasi Konektivitas Digital digelar detikcom bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital. Kegiatan ini memberi penghargaan kepada pihak yang dinilai aktif memperluas akses digital serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait teknologi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. Keduanya mendorong percepatan transformasi digital agar merata hingga daerah.

Dengan penghargaan ini, Pemprov Kaltim mempertegas komitmen memperluas konektivitas digital. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses teknologi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital di desa.(ndi)

Related Articles

Back to top button