BGN Klaim Cetak Sejarah, Rp32,1 Triliun Anggaran MBG Berputar dalam 1,5 Bulan

Halokubar.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung tancap gas di awal 2026. Dalam waktu hanya satu setengah bulan, anggaran sebesar Rp32,1 triliun telah dicairkan.
Dadan menyebut angka tersebut menjadi pencairan tercepat dengan nominal besar di awal tahun anggaran.
“Belum ada sejarah kementerian yang mencairkan Rp32,1 triliun dalam waktu 1,5 bulan. Hari ini BGN sudah mencairkannya,” kata Dadan dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip dari YouTube Danantara Indonesia.
Ia merinci, dana yang disalurkan melalui MBG itu sebagian besar dipakai untuk kebutuhan bahan pangan. Komposisinya, 70 persen untuk bahan baku, 20 persen operasional termasuk gaji karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan 10 persen insentif bagi mitra.
Menurut Dadan, cepatnya perputaran dana ini menunjukkan skema distribusi MBG berjalan efektif. Dana langsung dialirkan ke daerah melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke SPPG di setiap provinsi.
Tak hanya soal serapan anggaran, Dadan juga menyoroti dampak ekonomi dari belanja tersebut. Mengacu pada kajian Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, setiap Rp1 yang dibelanjakan disebut dapat memicu pertumbuhan ekonomi hingga tujuh kali lipat.
“Berdasarkan prediksi World Bank, investasi nutrisi itu bisa kembali 23 kali dalam jangka panjang. Jadi return investasi MBG akan tinggi,” ujarnya.
BGN menilai MBG bukan sekadar program bantuan makanan, melainkan instrumen strategis yang memutar ekonomi nasional sejak awal tahun, sekaligus memperkuat kualitas gizi masyarakat.(kar)





