Editorialkaltim.com — Bupati Kutai Barat Dorong Optimalisasi Lahan Saat Panen Raya di Linggang Bigung

Halokubar.com – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama Wakil Bupati H. Nanang Adriani menghadiri panen raya padi di kawasan Rapak Oros, Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Frederick Edwin mengapresiasi Gabungan Kelompok Tani Maju Bersama yang dinilai berhasil menerapkan inovasi teknologi pertanian melalui program kaji terap.
“Panen raya ini menjadi bukti bahwa inovasi dan pendampingan yang dilakukan secara intensif oleh penyuluh dan dinas terkait dapat memberikan hasil nyata bagi petani,” ujarnya.
Ia menegaskan, panen raya ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk mengoptimalkan lahan pertanian sekaligus mempercepat target swasembada pangan di Kutai Barat.
Berdasarkan hasil uji kesesuaian varietas, padi jenis INPARA 02 dinilai cocok dikembangkan di lahan seluas 5 hektare di Rapak Oros. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan pertanian berbasis inovasi di wilayah lain.
Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh hingga perangkat daerah, untuk terus memperkuat sinergi serta komunikasi dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian. Selain itu, optimalisasi lahan melalui diversifikasi usaha tani dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat menyebutkan, produksi padi pada 2025 mencapai 5.957 ton dari luas lahan 1.985 hektare, dengan rata-rata produktivitas 3,01 ton per hektare. Ia mendorong petani agar semakin terbuka terhadap penerapan teknologi guna meningkatkan hasil panen.
Melalui panen raya ini, Pemkab Kutai Barat optimistis sektor pertanian akan terus berkembang dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menjaga ketahanan pangan daerah.(kar)





