Festival Durian 2026 di Kutai Barat Meriah, Wabup Dorong Promosi Potensi Lokal

Halokubar.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar Festival Durian 2026 dengan suasana meriah di Alun-Alun Itho, Sendawar, Selasa (31/3/2026). Ribuan warga memadati lokasi sejak pagi hari untuk menikmati beragam kegiatan dan sajian khas durian lokal yang menjadi ikon daerah tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, Ketua TP-PKK Maria Christina Mozes, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Festival tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang terus dikembangkan untuk mengangkat potensi daerah berbasis komoditas unggulan.

Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari lomba kuliner berbahan durian, lomba durian unggulan, lomba makan durian, hingga fashion show. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat mencicipi berbagai buah khas Kutai Barat yang disajikan di sejumlah stan UMKM.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani mengatakan festival ini memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas durian.

“Festival durian ini jadi momentum penting untuk mengenalkan potensi unggulan daerah sekaligus mendorong promosi produk lokal ke pasar lebih luas,” ujarnya, Selasa (31/3/2026), di Sendawar.

Ia menambahkan, dukungan terhadap petani durian menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah agar komoditas ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi.

“Pemerintah terus mendorong petani durian agar meningkatkan kualitas produksi sehingga mampu bersaing serta memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat lokal,” katanya.

Dalam pelaksanaan tahun ini, panitia menyediakan sebanyak 1.350 buah durian yang dibagikan kepada masyarakat. Buah tersebut merupakan kontribusi dari berbagai pihak, seperti perusahaan swasta, sektor perbankan, serta dukungan dari Dinas Pariwisata Kutai Barat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat Sumardi menjelaskan kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis potensi lokal.

“Festival ini jadi bagian strategi pemerintah daerah mengangkat potensi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis kearifan lokal,” tutupnya.

Ia juga menyebut durian Kutai Barat memiliki cita rasa khas yang berpotensi menjadi daya tarik wisata unggulan jika terus dikembangkan secara konsisten.(kar)

Exit mobile version