
Halokubar.com – MPR RI akhirnya memutuskan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat usai polemik dugaan ketidakadilan juri terhadap tim SMAN 1 Pontianak viral di media sosial. Keputusan itu diumumkan Ketua MPR RI Ahmad Muzani setelah menerima banyak kritik dan protes dari masyarakat.
Pengumuman disampaikan Rabu (13/5/2026), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. MPR mengakui pelaksanaan final lomba tersebut masih menyisakan persoalan serius hingga memunculkan ketidakpuasan peserta maupun publik.
“Setelah menerima berbagai masukan masyarakat, final LCC Kalimantan Barat diputuskan diulang menggunakan juri independen secepat mungkin,” ujarnya.
Keputusan itu langsung menjadi perhatian lantaran sebelumnya publik ramai menyoroti jalannya final lomba. Banyak warganet menilai proses penilaian tidak objektif dan merugikan tim SMAN 1 Pontianak. Sorotan juga mengarah kepada juri internal MPR hingga pembawa acara saat perlombaan berlangsung.
Muzani menegaskan pelaksanaan ulang bakal dilakukan dalam waktu dekat. MPR juga memastikan sistem penjurian mengalami perubahan total demi menjaga kepercayaan peserta dan masyarakat.
“Pimpinan MPR akan mengawasi langsung perlombaan agar seluruh proses berjalan transparan, objektif, serta tidak menimbulkan polemik kembali,” katanya.
Selain memakai juri independen, MPR turut memberi apresiasi kepada peserta yang berani menyampaikan protes. Menurutnya, keberanian menyuarakan pendapat merupakan bagian penting dari pembelajaran demokrasi bagi pelajar.
Ia menyebut kritik terbuka dari peserta dan masyarakat menjadi pengingat penting agar kegiatan serupa dapat berjalan lebih profesional. Respons publik di media sosial juga diakuinya ikut memengaruhi keputusan pimpinan MPR.
“Kami menghargai keberanian peserta menyampaikan protes karena sikap kritis sangat penting membangun budaya demokrasi sehat kalangan pelajar Indonesia,” imbuhnya.
MPR memastikan evaluasi besar-besaran akan dilakukan terhadap seluruh rangkaian kegiatan LCC Empat Pilar. Kritik dan saran dari masyarakat disebut menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Polemik final LCC Empat Pilar Kalbar sendiri sempat memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak pihak meminta penyelenggara bertindak tegas demi menjaga kredibilitas lomba tingkat nasional tersebut.(kar)