Gubernur Kaltim Dorong Pengerukan Sungai Mahakam, Targetkan Penanganan Banjir Jangka Panjang

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

Halokubar.com – Upaya pengendalian banjir di Kalimantan Timur kembali mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan rencana pengerukan Sungai Mahakam sebagai langkah strategis mengurangi risiko banjir yang selama ini melanda Samarinda dan daerah-daerah lain di sepanjang aliran sungai.

Selama kurang lebih 20 tahun, Sungai Mahakam disebut tidak mengalami pengerukan besar. Hal inilah yang menurut Rudy memicu sedimentasi tinggi dan membuat luapan air lebih mudah terjadi.

“Banjir yang terjadi, bayangkan dari makam hulu banjirnya. Makam hulu, Kutai Barat, Kutai Kertanegara, Bontang, apa kutimnya, Samarindanya itu banjir,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Rudy turut memberikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun atas berbagai upaya penanganan banjir melalui pembangunan dan pelebaran saluran air. Menurutnya, langkah tersebut mulai menunjukkan dampak, namun kondisi air sungai saat pasang tetap menjadi tantangan tersendiri.

“Hari ini Wali Kota Samarinda sudah sangat bagus, jalur-jalur terowongan-terowongan untuk air. Tetapi sekali lagi, pada saat air pasang, air sungai juga tinggi,” paparnya.

Saat ini, rencana pengerukan Sungai Mahakam tengah menunggu keputusan teknis dari Kementerian Perhubungan. Rudy menjelaskan, kementerian tersebut belum memiliki anggaran untuk pelaksanaannya sehingga diperlukan pola kerja sama lintas sektor.

“Apakah kerja sama antara pemerintah pusat dengan pihak ketiga atau diberikan kepada pemerintah daerah dalam hal ini adalah provinsi untuk dikerjasamakan agar kita bisa menghindari banjir,” ungkapnya.

Meski menyadari penanganan banjir tidak bisa selesai dalam waktu singkat, Rudy optimistis bahwa langkah berkelanjutan dan kolaboratif dapat membawa perubahan signifikan. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat, dalam menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung menahun ini.(kar)

Exit mobile version