Kampung Mendika Wakili Kubar di Gelari Pelangi Kaltim 2026

Foto: Diskominfo Kubar

Halokubar.com – Kampung Mendika, Kecamatan Damai, menjadi wakil Kabupaten Kutai Barat dalam Verifikasi Lapangan Lomba Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) Tingkat Kalimantan Timur 2026. Tim verifikator dari TP-PKK Kalimantan Timur turun langsung untuk menilai pelaksanaan program pemberdayaan keluarga yang telah berjalan di kampung tersebut.

Verifikasi lapangan digelar Sabtu (13/6/2026) dan dihadiri Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Ketua TP-PKK Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin, jajaran perangkat daerah, Camat Damai, Petinggi Kampung Mendika, kader PKK, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Frederick Edwin menyebut kehadiran tim verifikasi menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana program peningkatan kualitas keluarga dijalankan di tingkat kampung. Menurutnya, Gelari Pelangi merupakan program strategis yang tidak hanya berfokus pada pendidikan keluarga, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyampaikan selamat datang kepada Tim Verifikasi Provinsi Kalimantan Timur. Kehadiran tim menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di daerah,” ujarnya.

Frederick menjelaskan, Gelari Pelangi mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, budaya literasi, keterampilan keluarga, hingga pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal.

Program tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kutai Barat yang menempatkan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendukung berbagai program yang mampu meningkatkan ketahanan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan yang kuat harus dimulai dari keluarga yang berkualitas, berdaya, dan sejahtera. Kami terus mendukung program yang memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendorong tumbuhnya usaha ekonomi keluarga berbasis potensi lokal,” katanya.

Ia menegaskan, proses verifikasi lapangan tidak semata menjadi ajang penilaian lomba. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan keluarga yang telah berjalan.

“Kegiatan verifikasi lapangan ini bukan sekadar ajang penilaian. Kami berharap melalui proses ini lahir berbagai masukan yang dapat menjadi bahan perbaikan dan penguatan program pada masa mendatang,” tuturnya.

Frederick turut memberikan apresiasi kepada TP-PKK Kutai Barat, kader PKK, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, perangkat daerah terkait, serta masyarakat Kampung Mendika yang telah berkolaborasi mempersiapkan verifikasi lapangan tersebut.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kerja sama yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi modal penting dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, cerdas, dan sejahtera.

Melalui verifikasi ini, Kampung Mendika diharapkan mampu menunjukkan berbagai inovasi dan capaian program pemberdayaan keluarga yang telah dijalankan, sekaligus mengharumkan nama Kutai Barat di ajang Gelari Pelangi Tingkat Kalimantan Timur 2026.(kar)

Exit mobile version