Kapal Taksi Penumpang Tenggelam di Sungai Mahakam, 52 Orang Selamat

Halokubar.com – Kapal penumpang KM Taksi “Dahliya F3” tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Ulak Besar, Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Seluruh penumpang dan anak buah kapal (ABK) dilaporkan selamat.

Kapal tersebut diketahui melayani rute Samarinda menuju Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Kutai Barat. Kapal berangkat dari Pelabuhan Samarinda sekitar pukul 07.00 Wita dengan membawa sembako serta penumpang.

Komandan Kapal Polisi KP XII-2011 Aipda Albert Deman dalam laporannya menyampaikan kronologi kejadian.

“Pada hari  Kamis tanggal 12 Pebruari 2026 pukul 16.30 Wita telah terjadi Laka Air Kapal Penumpang / Kapal Taksi Penumpang Tenggelam  Di perairan Sungai Mahakam Tepatnya Di Ulak besar  Desa Rantau Hempang Kec. Muara Kaman Kab. Kutai Kartanegara,” demikian laporan yang disampaikan.

Berdasarkan keterangan nahkoda, Sdr. Mansah (45), kapal sempat diterjang arus deras saat melintas di lokasi kejadian. Kondisi muatan yang berat diduga membuat kapal oleng sebelum akhirnya tenggelam.

“Menurut keterangan Sdr. Mansah, Nahkoda kapal KM. Taksi “DAHLIYA F3 bahwa kapal taksi dengan rute Pelayaran dari Pelabuhan Kota Samarinda menuju Kec.  Long Bagun Kab. Kutai Barat, Kapal meninggalkan pelabuhan samarinda pukul 07.00 wita, dengan muatan sembako dan Orang / penumpang, dengan jumlah Penumpang dewasa 30 orang, anak-anak 6 orang,  nahkoda beserta abk sebanyak 7 orang, sekitar pukul 16.00 wita ditengah perjalanan tepatnya Di perairan Sungai Mahakam Tepatnya Di Ulak besar  Desa Rantau Hempang Kec. Muara Kaman Kab. Kutai Kartanegara, Kapal terkena arus deras dengan kondisi muatan berat atau over capacity menyebabkan kapal oleng dan selanjutnya tenggelam di perairan Sungai Mahakam,” bunyi keterangan tersebut.

Dalam manifes tercatat jumlah penumpang sebanyak 42 orang, terdiri dari 30 penumpang dewasa dan 6 anak-anak, serta 1 nahkoda dan 6 ABK. Namun fakta di lapangan menunjukkan jumlah keseluruhan mencapai 52 orang, terdiri dari 42 penumpang dan 10 ABK.

Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelebihan kapasitas atau overload muatan yang dipicu arus deras di Ulak Besar Sungai Mahakam.

“Dugaan sementara Laka air terjadi akibat over capacity atau overload muatan, terkena arus deras besar Sungai Mahakam menyebabkan kapal oleng dan Tenggelam,” lanjut laporan tersebut.

Sementara itu, korban jiwa dilaporkan nihil dan masih dalam proses pendataan. Seluruh penumpang dan ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini berada di rumah kediaman Camat Muara Kaman.

“Seluruh penumpang beserta ABK selamat, dalam kondisi aman dan berada dirumah kediaman Camat Muara Kaman, masih dalam proses pendataan,” demikian keterangan yang diterima.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiel ditaksir mencapai kurang lebih Rp1,5 miliar, meliputi kapal dan mesin, muatan sembako, serta enam unit sepeda motor yang ikut tenggelam.

Saat ini nahkoda kapal telah diamankan di Polsek Muara Kaman untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara dan Polsek Muara Kaman.(kar)

Exit mobile version