Kutai Barat Cari Duta GenRe 2026, Siapkan Remaja Jadi Agen Perubahan

Halokubar.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus mendorong peran strategis generasi muda dalam pembangunan daerah. Salah satu upaya yang dilakukan melalui Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Sendawar, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) itu menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya kalangan remaja.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang dibacakan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Yuli Permata Mora, Program GenRe dinilai memiliki peran penting dalam membekali remaja menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Program tersebut memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi, keterampilan hidup, pencegahan pernikahan usia anak, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga pembangunan keluarga yang berkualitas.

“Duta GenRe bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Para finalis diharapkan menjadi teladan sekaligus agen perubahan bagi remaja lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkotika, pergaulan bebas, kesehatan mental, hingga derasnya arus informasi melalui media sosial dan teknologi digital.

Karena itu, remaja tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, mampu beradaptasi, serta bijak memanfaatkan perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menegaskan komitmennya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas keluarga. Peran remaja dinilai sangat penting dalam membangun kesadaran mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, pemenuhan gizi, kesehatan reproduksi, serta penerapan pola hidup sehat.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi Duta GenRe Tahun 2026.

“Jadikan proses seleksi ini sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, membangun jaringan, dan mengembangkan kemampuan diri. Menang bukan tujuan utama, tetapi menjadi pribadi yang bermanfaat dan menginspirasi,” pesannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas P2KBP3A Kutai Barat Seri Wahyuni berharap para duta yang terpilih nantinya memiliki kemampuan, komitmen, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi.

Ia menilai Duta GenRe memiliki peran strategis sebagai penyambung informasi sekaligus motivator bagi kalangan remaja di Kutai Barat.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Yesi Alexander menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan Program GenRe untuk meningkatkan kapasitas dan partisipasi remaja sebagai agen perubahan.

Grand Final Duta GenRe Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 diikuti 40 peserta dari berbagai kecamatan. Seluruh peserta sebelumnya telah melewati tahapan seleksi administrasi dan seleksi awal.

Melalui ajang tersebut, pemerintah berharap lahir Duta GenRe yang mampu menjadi representasi generasi muda Kutai Barat yang kreatif, inovatif, berintegritas, serta aktif menyuarakan isu kependudukan dan pembangunan keluarga guna mendukung terwujudnya Kutai Barat yang sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.(kar)

Exit mobile version