Otorita IKN Pastikan Tak Buka Rekrutmen, Masyarakat Diminta Waspadai Lowongan Palsu

Halokubar.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan informasi lowongan kerja yang beredar luas mengatasnamakan lembaga tersebut tidak benar. Hingga saat ini, belum ada proses rekrutmen resmi dibuka, sehingga masyarakat diminta berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan berkedok penerimaan pegawai.

Sejumlah informasi palsu beredar melalui media sosial, poster digital, pesan berantai, hingga tautan pendaftaran mencurigakan. Informasi itu sering kali mencantumkan logo resmi, foto pejabat, serta visual pembangunan IKN untuk meyakinkan calon korban.

Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menegaskan semua informasi tersebut tidak memiliki kaitan dengan kebijakan lembaga. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja yang tidak berasal dari kanal resmi.

“Semua informasi rekrutmen mengatasnamakan Otorita IKN beredar saat ini tidak benar, masyarakat diminta waspada serta tidak mudah percaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan seluruh proses penerimaan pegawai resmi selalu diumumkan melalui situs pemerintah yang sah dan tidak pernah menggunakan jalur komunikasi pribadi seperti WhatsApp atau email tidak resmi.

Selain itu, Troy juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan data pribadi melalui tautan yang tidak jelas asal-usulnya. Menurutnya, hal tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk tindakan penipuan digital yang merugikan.

“Seluruh proses resmi tidak pernah memungut biaya apa pun, masyarakat diimbau tidak memberikan data pribadi melalui tautan tidak resmi,” katanya.

Otorita IKN juga meminta pihak yang menyebarkan informasi palsu agar segera menghentikan dan menurunkan konten yang menyesatkan tersebut. Penyalahgunaan identitas lembaga dinilai dapat merugikan banyak pihak dan menciptakan keresahan publik.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta melakukan verifikasi informasi melalui situs resmi pemerintah seperti ikn.go.id atau kanal pengaduan publik. Laporan juga dapat disampaikan melalui layanan resmi agar segera ditindaklanjuti.(kar)

Exit mobile version