Pemkab Kutai Barat Gelar Rakon TP-PKK 2026, Perkuat Sinergi dan Kelembagaan

Halokubar.com — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar, Rabu (25/3/2026).
Rakon tersebut mengusung tema penguatan kelembagaan PKK guna mendukung terwujudnya Kutai Barat yang lebih sejahtera, aman, adil, merata, dan tetap menjunjung nilai adat. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, mulai dari Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriyani, hingga jajaran Forkopimda dan kepala OPD.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menegaskan pentingnya Rakon sebagai ruang konsolidasi untuk menyelaraskan arah gerak organisasi PKK di semua tingkatan. Menurutnya, sinergi yang kuat antara kabupaten, kecamatan, hingga kampung menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan keluarga.
“Rakon ini merupakan bagian dari upaya menyatukan visi, menyelaraskan program kerja, serta memperkuat koordinasi antara pengurus TP-PKK Kabupaten dengan TP-PKK di tingkat kecamatan dan kampung. Dengan demikian, tujuan pemberdayaan keluarga dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap peran PKK yang dinilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah berbasis keluarga. Keberadaan PKK disebut mampu menjangkau langsung masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina Mozes, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK secara maksimal. Ia berharap Rakon ini mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi di seluruh lini.
“Rakon ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja dan peran PKK di seluruh lini,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Grace Laden menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada koordinasi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan struktur kelembagaan hingga tingkat kecamatan dan kampung.
Menurutnya, Rakon ini juga diarahkan untuk mendorong kemandirian dan inovasi dalam pelaksanaan program PKK. Dengan begitu, akan tercipta sinergi yang lebih baik antara PKK dan pemerintah daerah serta terbangunnya kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
Melalui Rakon ini, TP-PKK Kutai Barat diharapkan semakin solid, adaptif, dan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(kar)





