
Halokubar.com – Pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) oleh Baznas Kalimantan Timur sepanjang 2025 menembus angka Rp20,6 miliar. Dana tersebut dihimpun hingga 31 Desember 2025 dan menjadi modal utama dalam program penyaluran kepada para mustahik di seluruh wilayah Kaltim.
Wakil Ketua III Baznas Kaltim, Badrus Syamsi, menyebut capaian penghimpunan tersebut menjadi indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
“Pengumpulan Baznas Kaltim di tahun 2025 per 31 Desembernya itu berkisar Rp20,6 miliar. Sementara jumlah penyaluran sekitar Rp23 miliar,” ujarnya Rabu (18/2/2026).
Meski penghimpunan berada di angka Rp20,6 miliar, total penyaluran pada tahun yang sama justru lebih tinggi, yakni sekitar Rp23 miliar. Badrus menjelaskan, selisih tersebut berasal dari saldo dana tahun 2024 yang masih tersedia dan kemudian dimanfaatkan untuk memaksimalkan distribusi bantuan.
Menurutnya, kebijakan itu dilakukan agar dana yang tersimpan dapat segera disalurkan dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dari sisi tata kelola, Baznas Kaltim juga mencatat capaian positif. Laporan keuangan tahun 2025 yang diaudit Kantor Akuntan Publik pada 21 Desember 2025 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Jadi kami berusaha memberikan laporan yang terbaik. Baznas Provinsi Kalimantan Timur juga termasuk yang tercepat se-Indonesia dalam penyelesaian laporan,” katanya.
Baznas Kaltim menegaskan akan terus memperkuat strategi penghimpunan zakat sekaligus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Harapannya, kepercayaan publik semakin meningkat dan potensi zakat di Kalimantan Timur dapat tergarap lebih optimal ke depan.(kar)





