
Halokubar.com – Polres Kutai Barat bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Barat menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu (24/10/2026) malam hingga Minggu (25/10/2026) dini hari. Sebanyak 58 orang menjalani tes urine dengan hasil seluruhnya negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika.
Razia tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan dipimpin Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Kutai Barat Iptu Raymond Juliano William dengan melibatkan personel gabungan Polres Kutai Barat, Brimob Polda Kalimantan Timur, serta BNK Kutai Barat.
Petugas melakukan patroli dan pemeriksaan terhadap pengunjung maupun pemandu lagu di sejumlah tempat hiburan malam yang menjadi sasaran kegiatan.
Lokasi pertama yang diperiksa adalah Cafe QQ di Kecamatan Barong Tongkok. Sebanyak 21 orang menjalani tes urine, terdiri atas delapan pemandu lagu dan 13 pengunjung.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke Karaoke Keluarga Giansi Song. Di lokasi tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap 37 orang, meliputi 15 pemandu lagu dan 22 pengunjung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di kedua lokasi, seluruh peserta tes dinyatakan negatif dari indikasi penggunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang.
Hasil tersebut menunjukkan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika melalui pemeriksaan urine terhadap 58 orang yang menjadi sasaran razia.
Meski demikian, kegiatan pengawasan tetap diperlukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi peredaran narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
Selain melaksanakan pemeriksaan narkotika, petugas menemukan seorang pengunjung yang membawa satu bilah senjata tajam jenis badik.
Temuan tersebut menjadi perhatian petugas karena keberadaan senjata tajam di tempat hiburan malam berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan membahayakan pengunjung lainnya.
Razia gabungan ini juga menjadi bentuk koordinasi antara kepolisian dan BNK Kutai Barat dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat.
Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mempersempit ruang bagi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Polres Kutai Barat menegaskan kegiatan serupa akan terus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas, khususnya di lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat hingga malam hari.
Selain melakukan pengawasan langsung, kepolisian mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dengan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kutai Barat bersama BNK berharap upaya pencegahan narkotika dapat berjalan secara berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.(ndi)