
Halokubar.com — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menaruh ambisi besar pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekda PPU, Tohar, menegaskan pemerintah tak ingin setengah jalan. Targetnya jelas: 35 ribu siswa di PPU harus mendapatkan layanan MBG.
Ambisi itu diungkap Tohar usai meninjau sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan sekolah penerima manfaat, Rabu (26/11/2025). Ia memastikan pengecekan ini dilakukan rutin untuk melihat langsung kesiapan lapangan, bukan sekadar inspeksi mendadak.
“Ini program besar. Kami ingin 35 ribu siswa benar-benar merasakan manfaat MBG. Tidak boleh ada yang terlewat,” katanya, Jumat (28/11/2025).
Selama peninjauan di SPPG Bumi Harapan, Tengin Baru, Penajam, Gunung Seteleng, hingga TK Al Banjari, Tohar mendapati beberapa catatan teknis yang perlu dipoles. Peralatan makan yang belum lengkap dan penyesuaian porsi untuk anak usia dini menjadi perhatian utama.
Namun ia menegaskan catatan tersebut bukan penghalang untuk mengejar target yang sudah ditetapkan. Pemerintah justru menggenjot kapasitas produksi SPPG dengan menambah dapur baru.
“Saat ini SPPG tambahan di Sepaku sudah beroperasi dengan kapasitas 7.527 porsi. Dalam 35 hari ke depan, akan ada SPPG satelit lain yang ikut memperkuat pasokan,” jelasnya.
Dengan penguatan itu, Tohar yakin struktur layanan semakin matang. Walau capaian realistis hingga akhir tahun masih berada sekitar 10 ribu siswa, ia menilai itu bagian dari proses menuju cakupan penuh.
“Awal yang 10 ribu ini bukan hasil final, tapi batu loncatan. Target kita tetap 35 ribu siswa dan kami pastikan pelaksanaannya berjalan baik,” tegasnya.(kar)





