KaltimSamarinda

Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Kaltim, DPRD Ingatkan Masalah Akses dan Pendidikan

Halokubar.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan seluruh desa di wilayahnya kini telah keluar dari status tertinggal. Desa-desa tersebut beralih menjadi desa berkembang hingga desa maju seiring percepatan pembangunan perdesaan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, menilai capaian tersebut sebagai hasil nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun dari pinggiran.

“Tidak ada lagi desa tertinggal di Kalimantan Timur. Seluruh desa sudah berkembang. Ini menunjukkan pembangunan desa mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi,” ujar Darlis, Jumat (9/1/2026).

Meski status desa tertinggal telah tuntas, Darlis mengingatkan masih terdapat tantangan besar yang harus dihadapi, khususnya terkait keterbatasan akses infrastruktur dan pelayanan dasar di sejumlah wilayah terpencil.

Ia menyebut keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama yang berdampak pada belum meratanya pembangunan antardesa.

“Akses di beberapa desa memang masih terbatas. Ini tantangan yang harus diselesaikan bersama, terutama terkait penganggaran,” jelasnya.

Selain isu desa, Komisi IV DPRD Kaltim juga menyoroti persoalan pengangguran usia produktif. Menurut Darlis, peningkatan kualitas dan akses pendidikan menjadi kunci untuk menekan angka pengangguran di daerah.

Ia menilai kebijakan UKT gratis serta pembangunan sekolah menengah atas di berbagai kabupaten/kota sebagai langkah strategis untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah. DPRD Kaltim pun berkomitmen mengawal kebijakan tersebut agar manfaat pendidikan benar-benar dirasakan hingga pelosok daerah.(kar)

Related Articles

Back to top button