PBVSI Kutai Barat Bidik Sapu Bersih Emas Voli Pasir di Porprov 2026

Halokubar.com – Kepengurusan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengkab PBVSI) Kutai Barat periode 2026–2030 resmi terbentuk. Pengurus baru langsung memasang target tinggi dengan membidik sapu bersih medali emas voli pasir pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.
Ketua Pengkab PBVSI Kutai Barat FX Sumardi mengatakan kepengurusan baru akan fokus mempersiapkan atlet menghadapi Porprov 2026. Selain mengejar prestasi, PBVSI Kutai Barat juga ingin memperkuat pembinaan atlet melalui kompetisi antarklub yang lebih terstruktur.
“Kepengurusan ini hadir dengan semangat baru untuk membawa bola voli Kutai Barat semakin berprestasi. Target utama kami adalah mempersiapkan atlet menghadapi Porprov dengan hasil terbaik, sekaligus membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan melalui klub-klub yang aktif,” ujar Sumardi.
PBVSI Kutai Barat menaruh harapan besar pada nomor voli pasir. Perkembangan atlet di nomor tersebut dinilai cukup menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir sehingga menjadi salah satu andalan untuk mendulang medali.
“Target pertama kami adalah mempersiapkan keikutsertaan pada Porprov, khususnya untuk cabang voli pasir. Harapan kami, di sektor voli pasir ini bisa menyapu bersih medali emas. Sementara untuk voli indoor putra dan putri, target kami adalah mempertahankan gelar kawin medali emas seperti yang pernah kita raih pada Porprov Berau lalu,” tegasnya.
Tak hanya mengejar medali di Porprov, kepengurusan baru PBVSI Kutai Barat juga menyiapkan perubahan pola pembinaan atlet. Kompetisi resmi antarklub akan diperbanyak untuk menjaring sekaligus mengembangkan pemain potensial secara berkelanjutan.
Langkah tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan mengandalkan turnamen antarkampung (tarkam). Kompetisi antarklub diharapkan mampu memberikan kesempatan bertanding secara rutin sekaligus menciptakan jalur regenerasi atlet yang lebih jelas.
Sejumlah klub lokal, seperti Barata, Singo Yuda, dan Sendawar Raya, akan dilibatkan dalam program pembinaan. Kompetisi rutin antarklub bakal menjadi salah satu sarana PBVSI Kutai Barat mencari bibit potensial untuk nomor voli indoor maupun voli pasir.
Sumardi turut menyoroti perkembangan voli pasir Kutai Barat yang telah melahirkan atlet hingga menembus Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Keberadaan pelatih berpengalaman di sektor tersebut dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas atlet daerah.
“Kehadiran pelatih nasional di sektor voli pasir ini kami harapkan bisa menjadi semangat dan motivasi baru bagi para atlet kita dalam menghadapi Porprov mendatang,” katanya.
PBVSI Kutai Barat berharap kepengurusan periode 2026–2030 mampu memperkuat kerja sama antara pengurus, klub, pelatih, dan atlet. Sinergi tersebut menjadi modal untuk meningkatkan prestasi sekaligus mempertahankan posisi Kutai Barat sebagai salah satu kekuatan bola voli di Kalimantan Timur.





