
Halokubar.com – Aspirasi masyarakat dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur (Kaltim) belum seluruhnya bisa diwujudkan. Defisit anggaran yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun pada 2026 membuat pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas.
Kondisi itu disampaikan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud usai Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kaltim di Kantor DPRD Kaltim, Kamis (9/7/2026). Rapat tersebut mengagendakan penyampaian hasil reses sekaligus penyerahan aspirasi masyarakat masa sidang II Tahun 2026.
“Defisit sekitar Rp2 triliun pada 2026 sehingga tidak banyak yang bisa dilakukan,” ujar Hasanuddin.
Hasanuddin mengakui keterbatasan keuangan daerah menjadi persoalan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Banyak usulan yang dihimpun anggota DPRD selama turun ke daerah pemilihan belum dapat ditindaklanjuti dalam waktu dekat.
“Banyak yang dikeluhkan karena finansial kita terbatas. Sehingga aspirasi masyarakat dari 10 kabupaten/kota di Kaltim masih sedikit yang bisa dilaksanakan,” katanya.
Meski banyak usulan belum terealisasi, Hasanuddin menilai sebagian kebutuhan masyarakat sebenarnya telah masuk dalam program prioritas pemerintah daerah. Dengan begitu, tidak semua aspirasi harus diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Ia mencontohkan program Gratispol di sektor pendidikan, Jospol untuk pembangunan infrastruktur, serta pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM). Sejumlah program tersebut disebut telah menyerap kebutuhan masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui berbagai saluran aspirasi.
Menurut Hasanuddin, anggota DPRD kemudian lebih banyak menampung usulan berskala kecil yang belum tercakup dalam program pemerintah. Aspirasi tersebut diperjuangkan melalui pokir dan dimasukkan ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Anggaplah pemerintah sudah menganggarkan dalam jumlah besar, sehingga aspirasi yang sifatnya lebih kecil banyak yang akhirnya ditampung anggota dewan melalui pokir. Di SIPD tidak banyak yang tersisih karena sebagian besar sudah diakomodasi pemerintah,” pungkasnya. (Kar)