KaltimKutai Barat

Operasi Katarak Massal di Kubar, Bupati Frederick Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesehatan Warga

Halokubar.com – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan komitmen pemerintah daerah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program operasi katarak massal, Sabtu (25/4/2026), di Gedung Aula Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (HIS), Sendawar.

Kegiatan tersebut menjadi puncak pelaksanaan operasi katarak gratis 2026 yang menyasar masyarakat kurang mampu. Sebanyak 200 pasien telah melalui proses skrining dan mendapatkan tindakan operasi tanpa biaya.

Frederick Edwin menilai kegiatan tersebut bukan sekadar layanan medis, tetapi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kualitas hidup masyarakat, khususnya warga lanjut usia.

“Kegiatan ini bukan sekadar layanan medis rutin tetapi bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang merata,” ujarnya.

Momen haru turut mewarnai kegiatan saat dilakukan pembukaan perban mata pasien secara simbolis. Prosesi itu menandai keberhasilan operasi sekaligus memperlihatkan dampak langsung program bagi penerima manfaat.

Ia menegaskan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat sehingga menjadi prioritas utama dalam arah pembangunan daerah bersama Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani.

Menurutnya, program operasi katarak tidak hanya berdampak bagi kesehatan, tetapi juga membantu masyarakat kembali beraktivitas secara mandiri dan produktif.

“Program operasi katarak ini membantu masyarakat kurang mampu agar kembali beraktivitas mandiri serta meningkatkan produktivitas terutama bagi warga lanjut usia,” katanya.

Frederick Edwin juga mengingatkan pasien serta keluarga agar mematuhi seluruh prosedur pascaoperasi demi memastikan proses pemulihan berjalan optimal sesuai arahan tenaga medis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat dr Rita Sinaga menjelaskan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif guna menekan angka kebutaan yang sebenarnya dapat dicegah.

Ia menyebut pelaksanaan operasi melibatkan tim medis lengkap mulai dokter spesialis mata, perawat, anestesiolog, hingga tenaga kesehatan terlatih lainnya.

“Pelaksanaan operasi melibatkan tim medis lengkap serta tenaga kesehatan terlatih dan diharapkan menjadi program rutin tahunan melalui sinergi berbagai pihak,” ujarnya.

Rita berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat Kutai Barat semakin terbebas dari gangguan penglihatan akibat katarak.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, Ketua DPRD Ridwai, penjabat Sekretaris Daerah Kamius Junaidi, Direktur RSUD HIS dr I Nyoman S, Ketua TP PKK Maria Christina Mozes Edwin, serta perwakilan PERDAMI wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih luas serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(kar)

Related Articles

Back to top button