KaltimKutai Barat

PMI Kutai Barat Siapkan MusLub, Bupati Frederick Edwin Siap Hadir dan Buka Acara

Halokubar.com – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Barat masa bakti 2023-2028 menggelar audiensi dengan Frederick Edwin selaku pelindung organisasi. Pertemuan berlangsung untuk melaporkan kesiapan pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (MusLub) yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus menyampaikan sejumlah agenda penting terkait pelaksanaan MusLub. Selain itu, panitia juga meminta dukungan kepala daerah agar kegiatan berjalan lancar dan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Ketua Panitia MusLub PMI Kutai Barat H. Zulkarnain menjelaskan, MusLub digelar untuk mengisi kekosongan posisi ketua yang ditinggalkan pengurus sebelumnya. Ia menyebut seluruh persiapan teknis hingga administrasi telah hampir rampung.

“Kami telah mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan MusLub, termasuk koordinasi dengan pengurus dan relawan agar kegiatan berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (15/04/2026), Kutai Barat.

Zulkarnain menambahkan, agenda MusLub direncanakan berlangsung pada 21 April 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap MusLub menghasilkan kepemimpinan baru yang solid, mampu menggerakkan organisasi secara optimal, serta meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat luas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga meminta kesediaan Bupati Kutai Barat untuk hadir dalam pembukaan MusLub sekaligus memberikan sambutan dan arahan. Permintaan tersebut disambut positif oleh Frederick Edwin.

Frederick Edwin menilai pelaksanaan MusLub penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi PMI di Kutai Barat. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut serta kesiapan hadir membuka acara secara resmi.

“Pelaksanaan MusLub penting agar kekosongan kepemimpinan segera terisi, sehingga PMI dapat berjalan lebih efektif dalam menjalankan tugas kemanusiaan di daerah,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan harapan besar terhadap perkembangan PMI Kutai Barat ke depan. Menurutnya, organisasi tersebut perlu memiliki fasilitas yang memadai guna mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Ke depan kami berharap PMI memiliki unit donor darah dan markas representatif, serta semakin aktif dalam kegiatan sosial dan penanggulangan bencana daerah,” tutupnya.(kar)

Related Articles

Back to top button