KaltimSamarinda

TKA 2026 Ungkap Kelemahan Siswa Kaltim, Sekda Minta Jadi Bahan Evaluasi

Halokubar.com – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 mengungkap masih adanya kesenjangan kemampuan akademik siswa, khususnya antara literasi bahasa Indonesia dan numerasi atau matematika. Temuan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mengevaluasi kualitas pendidikan di daerah.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, capaian literasi siswa jenjang SD dan SMP tercatat lebih baik dibandingkan siswa tingkat SMA dan SMK. Kondisi itu dinilai menjadi sinyal bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dunia pendidikan.

Menanggapi hasil tersebut, Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menegaskan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan perlu menjadikan hasil TKA sebagai bahan evaluasi bersama.

“Ini harus menjadi evaluasi kita, apa yang menyebabkan penurunan kualitas ini,” ujar Sri Wahyuni, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, kemampuan akademik siswa tidak cukup dibangun melalui proses belajar di kelas. Pembiasaan latihan dan penguatan kemampuan mengerjakan berbagai jenis soal juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing siswa.

Sri mencontohkan keberhasilan salah satu sekolah di Lampung yang sempat menjadi sorotan nasional karena berhasil meloloskan seluruh siswanya ke perguruan tinggi negeri. Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari strategi sekolah yang rutin memberikan latihan kepada peserta didik.

“Kemarin sempat viral salah satu sekolah di Lampung yang sukses membuat 100 persen siswanya lolos ke PTN karena mereka getol memberikan trial kepada para siswa. Ini juga menjadi hal yang perlu diperhatikan,” katanya.

Karena itu, Pemprov Kaltim mendorong sekolah untuk memperbanyak latihan akademik, terutama pada bidang yang masih menunjukkan hasil rendah dalam TKA. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa sekaligus memperbaiki capaian pendidikan di masa mendatang.

“Nanti subjek-subjek yang perlu peningkatan akan menjadi atensi kita bersama Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Hasil TKA 2026 tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga pengawas sekolah dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Timur.(kar)

Related Articles

Back to top button