
Halokubar.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur meluncurkan angkutan bus sekolah berbasis listrik saat upacara Hari Pendidikan Nasional, Senin (4/5/2026), di Lapangan Kantor Bupati Kutim. Program ini digagas untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan di wilayah tersebut.
Peluncuran ini menjadi bagian dari agenda prioritas pemerintah daerah yang telah dirancang sejak 2024. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Perhubungan Kutai Timur, dengan fokus awal layanan bagi pelajar di wilayah yang belum terjangkau angkutan umum.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, menjelaskan satu unit bus listrik mulai dioperasikan sebagai tahap uji coba. Layanan ini difokuskan untuk siswa SMA Negeri 2 Sangatta Utara yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.
“Bus dijadwalkan mulai uji coba sehari setelah peluncuran dan resmi beroperasi Rabu mendatang melayani rute Hotel Pinang hingga SMA Negeri 2 Sangatta Utara,” ujarnya.
Ia menyebutkan seluruh kebutuhan operasional, termasuk pengemudi, telah disiapkan Dinas Perhubungan. Kehadiran bus ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan siswa saat berangkat maupun pulang sekolah.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan program ini diarahkan untuk membantu pelajar yang belum memiliki akses kendaraan pribadi maupun transportasi umum yang memadai.
“Bus sekolah ini diharapkan membantu anak-anak yang belum terlayani angkutan umum serta meringankan beban orang tua siswa dalam aktivitas harian mereka,” katanya.
Ardiansyah juga sempat mencoba langsung bus listrik tersebut bersama tamu undangan dan sejumlah siswa usai peluncuran. Ia menilai kehadiran armada ini menjadi langkah awal menuju sistem transportasi pendidikan yang lebih modern dan berkelanjutan.
Saat ini jumlah armada masih terbatas karena menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Namun pemerintah daerah telah menerima sejumlah usulan dari kecamatan lain yang menginginkan layanan serupa untuk mendukung mobilitas pelajar.
Ke depan, pemerintah berencana menambah unit bus listrik secara bertahap agar cakupan layanan semakin luas. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan transportasi siswa, sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam pembangunan berkelanjutan berbasis energi bersih.(kar)