Gubernur Kaltim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Semangat Antikorupsi

Halokubar.com – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan pesan antikorupsi saat menghadiri pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Pendopo Odah Etam, Senin (11/5/2026). Dalam kesempatan itu, Rudy menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak dini, termasuk di lingkungan pendidikan dan dunia usaha.
Rudy mengatakan, ada lima nilai yang sebelumnya disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Lima nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun integritas masyarakat.
“Ada lima hal yang disampaikan Ketua KPK Republik Indonesia, yakni nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, disiplin, dan keberanian,” ujarnya.
Menurut Rudy, nilai-nilai tersebut tidak hanya diterapkan dalam tata kelola pemerintahan, tetapi juga harus dimiliki para pelaku usaha, khususnya UMKM di Kalimantan Timur. Ia menilai keberanian menjadi modal penting agar pelaku UMKM mampu berkembang dan bersaing.
“Pelaku UMKM harus punya keberanian untuk bisa naik kelas dan terus berkembang,” katanya.
Ia menegaskan, semangat antikorupsi tidak seharusnya dimulai ketika seseorang sudah berhadapan dengan proses hukum. Menurutnya, pendidikan antikorupsi justru harus ditanamkan sejak berada di bangku sekolah.
“Pesan Ketua KPK tadi jelas, antikorupsi jangan dimulai dari ruang pemeriksaan atau ruang persidangan, tetapi dimulai dari sekolah dan ruang-ruang kelas,” jelasnya.
Rudy berharap nilai antikorupsi tidak berhenti sebatas slogan atau seremonial semata. Ia meminta seluruh elemen pemerintahan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, benar-benar menerapkan prinsip integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, komitmen menjaga pemerintahan yang bersih menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Ini mudah-mudahan bisa menjadi panutan kita bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya.(kar)





